
Pelayanan di Maruyo, 2026
14 Juli 2026Yayasan Pelayanan Reformed Indonesia (YPRI) untuk pertama kalinya melaksanakan Program Augustine MERF di Indonesia melalui kelas intensif Unit 1 yang berlangsung pada 14-25 September 2026 di Training Center YPRI, Makassar. Program ini merupakan salah satu pelayanan pendidikan Alkitab yang telah lama dikembangkan oleh Middle East Reformed Fellowship (MERF) dan sejak tahun 2003 telah memperlengkapi banyak pemimpin gereja di Afrika melalui pusat pelayanannya di Lokichoggio, Kenya.
Nama Program Augustine diambil dari tokoh gereja mula-mula, Augustine dari Hippo, yang dikenal karena dedikasinya terhadap pengajaran Alkitab dan pelatihan pemimpin gereja. Berlandaskan keyakinan bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang berotoritas, program ini dirancang untuk memperlengkapi para pemimpin dan pelayan gereja dengan pemahaman Alkitab yang mendalam melalui materi yang praktis dan dapat diajarkan kembali di daerah pelayanan masing-masing.
Pelaksanaan perdana di Indonesia menjadi tonggak penting bagi YPRI dalam memperluas akses pendidikan teologi bagi para pemimpin gereja lokal, khususnya mereka yang berada di daerah yang sulit menjangkau pendidikan formal. Meskipun sekitar sepuluh peserta mendaftar secara daring, angkatan pertama diikuti oleh delapan peserta yang terdiri dari tiga peserta utama, dua ibu rumah tangga dari Makassar, serta tiga siswa magang yang sedang melayani di kantor YPRI.
Pada Unit 1, peserta mempelajari lima materi utama, yaitu Belajar dari Yesus, Doktrin tentang Kitab Suci, Pengantar Kitab Pentateukh, Survei Alkitab, dan Survei Kitab-kitab Perjanjian Baru. Pengajaran disampaikan oleh Pdt. Agustinus Patang untuk dua materi pertama, Pdt. Armin Sukri untuk tiga materi berikutnya, serta Craig Gary Hall, rohaniawan STFT Jaffray, yang memberikan pengantar mengenai pribadi dan karya Yesus Kristus.
Program ini dirancang dalam empat unit pembelajaran yang akan berlanjut hingga tahun 2027. Unit 2 dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027, Unit 3 pada April 2027, dan Unit 4 pada Juni 2027. Pada Unit 3 mendatang, peserta direncanakan akan diajar oleh Rev. Peter Barnes dari MERF Australia, sementara Rev. Tim Burden, penanggung jawab Program Augustine di MERF, diharapkan hadir secara langsung pada Unit 4.
Berikut ini adalah kesaksian dari pengajar & siswa program Augustine
Pdt. Agustinus Patang “Semua karena campur tangan Tuhan, program ini bisa dimulai tahun ini dan ada 8 peserta yang boleh berfpartisipasi sebagai angkatan I dalam sesi pembelajaran di unit 1. Saya berkesempatan mengajar Materi ‘Belajar dari Yesus‘ dan ‘Doktrin tentang Kitab Suci’. Setiap sesi dalam kelas berlangsung dengan baik; setiap peserta terlibat penuh dalam membaca Alkitab serta mengerjakan tugas-tugas dalam modul yang dibagikan. Mereka juga cukup aktif untuk bertanya dan berdiskusi. Melalui program ini, pada umumnya peserta memperoleh pengetahuan Alkitab yang lebih luas.”
Erikson “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh staf pengajar Program Augustine, karena telah menerima saya dan memberi kesempatan untuk belajar Firman Tuhan. Selama mengikuti program ini, saya memperoleh begitu banyak motivasi penting yang menumbuhkan semangat untuk semakin mendalami Firman Tuhan. Pengalaman ini juga mendorong saya untuk melayani di tempat pelayanan yang Tuhan percayakan kepada saya, sesuai dengan kemampuan yang telah Ia berikan. Terima kasih. Kiranya Tuhan Yesus memberkati.”
Joyce Moses “Selama mengikuti kelas, saya mendapatkan lebih banyak lagi tentang firman Tuhan dan dapat belajar dari pelayanan Tuhan Yesus. Dari pengajaran ini juga, kami bisa mengerti bahwa perbuatan yang baik tidak menyelamatkan kita melainkan melalui iman dan karena kita sudah diselamatkan kita mensyukuri itu dan sebagai tanda terima kasih kita menyatakannya dengan perbuatan baik.”
YPRI berharap Program Augustine dapat terus berlangsung setiap tahun dan menjadi sarana untuk memperlengkapi semakin banyak pemimpin gereja di Indonesia. Jika Tuhan berkenan, pendaftaran angkatan kedua akan dibuka sekitar April-Mei 2027, sehingga semakin banyak pelayan Tuhan dapat diperlengkapi untuk mengajarkan Firman Tuhan kepada generasi berikutnya, sebagaimana nasihat Rasul Paulus dalam 2 Timotius 2:2: “Apa yang telah engkau dengar daripadaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.”








